Isu kuno: CPNSD Pacitan, pakai “Duit”.

Posted on 23 April 2009. Filed under: kepegawaian | Tags: , , |

Kamis 23 April 2009, Seperti halnya modus penipuan Transfer ATM via Telepon, baru-baru ini seseorang dengan mengatasnamakan Drs. SOETOPO, MM dan ABDULLAH S., S.Sos selaku Kepala dan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pacitan, melakukan penipuan via telepon ke sejumlah Instansi-instansi Pemerintah Daerah Pacitan, terutama Kantor UPT dan Kantor kecamatan. Dengan mengiming-imingi akan adanya Tambahan Formasi Pengangkatan CPNSD Pacitan, pelaku menyuruh membayar sejumlah uang paling lambat besok Jumat. Bahkan untuk meyakinkan muslihatnya tersebut, pelaku meninggalkan nomer HP dengan atas nama kedua beliau tersebut di atas.

Tentu saja, setelah dikonfirmasikan ke Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pacitan, informasi tersebut adalah tidak benar dan menipu. Bahkan nomer HP yang disebutkan tadi bukan merupakan nomer HP dari Kepala dan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pacitan.

Diharapkan, bagi masyarakat yang menerima informasi terkait masalah kepegawaian lewat telepon atau media lain yang belum pasti legalitasnya, harus konfirmasi terlebih dahulu ke Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pacitan.

Informasi penipuan seperti ini sering muncul saat BKD Pacitan akan melakukan pengangkatan CPNSD, baik dari Umum maupun Tenaga Kontrak. Terlebih lagi, kejadian seperti ini dihubungkan dengan agenda Penyerahan SK CPNSD 2008 dari Formasi Tenaga Honorer besok Jumat 24-04-2009 (Selengkapnya).

Sumber: BKD Pacitan Telp/Fax. 0357-881036

Make a Comment

Make a Comment: ( 2 so far )

blockquote and a tags work here.

2 Responses to “Isu kuno: CPNSD Pacitan, pakai “Duit”.”

RSS Feed for docLines Stat-er Comments RSS Feed

Assalam…
Ma’af nimbrung, saya pribadi sangat senang kalau BKD transparan dalam hal perekrutan CPNS. Sebab kegiatan ini sangat RISKAN dan BERBAHAYA…!!!. Saya pribadi masih yakin BKD dapat berbuat yang terbaik. Walaupun untuk SCPNS tahun 2009 ini saja sudah mulai banyak rumor-rumor yang beredar. Terus berjuang ya untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya Pacitan.
Terima kasih.
Wassalam…

Untuk rumor pasti ada. Dan yang disayangkan adalah asumsi masyarakat tentang budaya KKN yang kuno itu. Kalo ketrima dengan gak fair gitu, apa gak punya agama ya?
Terus terang, banyak oknum yang menjanjikan dapat memasukkan peserta biar ketrima. Bayarnya, nanti kalo udah ketrima. :) Lucu juga, jaminan ketrimanya itu lho gak ada. Langsung percaya aja. Lha kalo ybs ketrima atas tes sendiri gimana? iya tho? seharusnya perjanjiannya begini aja, kalo ybs diterima, ybs bayar sekian, dan kalo gak ketrima, oknumnya bayar ke ybs sekian. Baru aku setuju aku. Tapi ya good bye buat yang gak punya duit sekian. Da da …


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...